Pada saat pertama aku bertemu dengan nya, ku langsung gugup dan nggak tau mau berkata apa lagi.
Pada pertama ku bertemu dengan nya, ku terdiam.
Apakah ini yang namanya cinta???
Cinta pada pandangan pertama dan mungkin ku lagi memendam cinta ku padanya.
Kemudian ku saat itu sedang jalan pulang bareng ke 4 sahabat-sahabat ku yaitu Oliv, Riski, Rut Mei, dan Yulinar. Terus ku melihat nya lewat dari hadapan kami bersama teman-teman nya.
Ini percakapan ku dengan ke 4 sahabat-sahabat ku.
Oliv: Woy ta, kok diam sih?? Kok kayaknya kamu lemas gitu?? Kamu lagi sakit ya??
Ngomong dong ta.
Okta: Nggak liv. Ku lagi nggak enak badan aja.
Rut Mei: Kenapa sih okta??
Tadi kamu ceria-ceria, setelah dia lewat sama teman-teman nya, kamu langsung mendadak lemas dan nggak bersemangat gitu. Napa ta?? Cerita dong bareng kita-kita.
Yulinar: Ntah nih okta, ada apa sih ta??
Ayoooo, kamu suka ya sama dia??
Kalau suka, ungkapkan aja ta, nggak boleh di pendam gitu.
Ntar kamu sakit hati lho.
Okta: Makasih teman-teman atas saran nya, tapi ku malu mengatakan nya pada dia.
Ku takut dia nggak menghargai perasaan ku.
Oliv: Ta, kalau suka jangan di pendam-pendam gitu.
Mungkin heran aja ya kalau cewek ngomong duluan sama cowok, tapi nggak mungkin kamu harus membohongi perasaan mu sendiri. Rasa suka adalah hak setiap manusia. Dan nggak ada salahnya kamu mengungkapkan duluan sama dia.
Riski: Benar kata oliv itu ta. Kalau kamu terus diam, dia pasti nggak akan tau tentang perasaan kamu.
Okta: Oliv, Riski, Yulinar, Rut Mei. Makasih ya teman-teman ku. Ku bangga punya sahabat seperti kalian. Ini lah arti persahabatan bagi kita. Banyak canda dan tawa antara kita. Thanks semuanya.
Oliv, Riski, Rut Mei, Yulinar: Sama-sama okta. Jangan segan-segan untuk curhat dengan kita-kita ya??
Sahabat saling berbagi dan tidak pernah menutupi masalah.
Sekian dulu cerita ku bersama ke 4 sahabat ku.
Jagalah persahabatan mu itu, dan jangan pernah melepaskan sahabat mu.
Karena sahabat sangat berharga bagi kita.
Sahabat tak pernah meninggalkan kita saat kita jatuh.
Salam sahabat. . .
Best Friend Forever ( Okta, Oliv, Rut Mei, Riski, Yuli )
Jumat, 16 November 2012
Selasa, 13 November 2012
SAHABAT
Di saat ku sedang dapat masalah
Kau datang untuk membantu ku.
Di saat ku sedang sedih
Kau datang untuk menghibur ku.
Kau tak pernah bosan,
Tak pernah malas, bahkan
Tak pernah putus asa untuk
Menghibur dan membantu ku.
Hanya kalian lah sahabat ku
Yang baik dan perhatian.
Kalian tak pernah merasakan kata lelah
Menasehati aku jika aku salah.
Perhatian kalian, pengertian kalian
Membuat aku tidak bisa melupakan kalian.
Aku berharap persahabatan kita
Akan terus terukir hingga akhir hayat kita.
I LOVE YOU SOBAT KU
Kau datang untuk membantu ku.
Di saat ku sedang sedih
Kau datang untuk menghibur ku.
Kau tak pernah bosan,
Tak pernah malas, bahkan
Tak pernah putus asa untuk
Menghibur dan membantu ku.
Hanya kalian lah sahabat ku
Yang baik dan perhatian.
Kalian tak pernah merasakan kata lelah
Menasehati aku jika aku salah.
Perhatian kalian, pengertian kalian
Membuat aku tidak bisa melupakan kalian.
Aku berharap persahabatan kita
Akan terus terukir hingga akhir hayat kita.
I LOVE YOU SOBAT KU
Rabu, 07 November 2012
My profile
My Profile
Nama saya oktaviana,saya lahir di Riau tepatnya di daerah Bangko Pusako dan saat ini saya bersekolah di SMA TELADAN INDRAPURA Kls XI IPA.
Saya lahir pada tanggal 15 oktober 1996. kesibukan saya saat ini adalah belajar,saya memilih jurusan IPA .
di sekolah saya mengikuti ekstrakurikuler hockey.
saya 2 bersaudara yaitu saya dan adik laki-laki saya.
Ayah saya sudah meninggal kurang lebih 6 tahun yang lalu di akibatkan kecelakaan mobil saat kami pulang kampung.
Di saat itu saya sangat sedih, saya sempat berfikir bagaimana ibu dapat menyekolahkan saya dan kedua adik laki-laki saya sedangkan hanya ibu yang bekerja. 5 tahun berlalu kami jalani tanpa sosok ayah. Setelah itu ibu saya mengambil keputusan untuk membangun rumah tangga kembali dengan tujuan untuk membantunya menyekolahkan kami, Tetapi saya tidak setuju dengan hal itu. Sehingga saya memutuskan untuk tidak tinggal bersama ibu saya lagi. Saya tinggal di rumah mak tua/istri abang ayah saya saat ini dan hal yang paling menyedihkan lagi setelah ibu saya sudah 1 tahun berkeluarga, adik saya yang bungsu meninggal karena sakit. Dari semua kejadian itu saya sering bertanya. Kenapa Tuhan sering memberikan saya cobaan silih berganti???
di sekolah saya mengikuti ekstrakurikuler hockey.
saya 2 bersaudara yaitu saya dan adik laki-laki saya.
Ayah saya sudah meninggal kurang lebih 6 tahun yang lalu di akibatkan kecelakaan mobil saat kami pulang kampung.
Di saat itu saya sangat sedih, saya sempat berfikir bagaimana ibu dapat menyekolahkan saya dan kedua adik laki-laki saya sedangkan hanya ibu yang bekerja. 5 tahun berlalu kami jalani tanpa sosok ayah. Setelah itu ibu saya mengambil keputusan untuk membangun rumah tangga kembali dengan tujuan untuk membantunya menyekolahkan kami, Tetapi saya tidak setuju dengan hal itu. Sehingga saya memutuskan untuk tidak tinggal bersama ibu saya lagi. Saya tinggal di rumah mak tua/istri abang ayah saya saat ini dan hal yang paling menyedihkan lagi setelah ibu saya sudah 1 tahun berkeluarga, adik saya yang bungsu meninggal karena sakit. Dari semua kejadian itu saya sering bertanya. Kenapa Tuhan sering memberikan saya cobaan silih berganti???
Langganan:
Komentar (Atom)